jangan pakai air! begini cara tepat memadamkan api pada sepeda motor
Berita & Artikel Genone Tunas Honda
jangan pakai air! begini cara tepat memadamkan api pada sepeda motor.
Kejadian motor terbakar secara tiba-tiba, baik saat dikendarai maupun saat parkir, seringkali memicu kepanikan luar biasa. Secara insting, banyak orang akan langsung mencari air untuk menyiram api. Namun, tahukah Anda bahwa menyiram motor yang terbakar dengan air justru bisa berakibat fatal?
Mengapa Air Berbahaya bagi Motor Terbakar?
Kebakaran pada sepeda motor umumnya bersumber dari dua hal: kegagalan sistem kelistrikan (korsleting) atau kebocoran bahan bakar.
Menyiramkan air pada api yang bersumber dari bensin justru akan memperluas area kebakaran. Hal ini terjadi karena massa jenis bensin lebih ringan daripada air; bensin akan mengapung di atas air dan terus terbakar sambil mengalir ke area yang lebih luas. Selain itu, jika penyebabnya adalah korsleting pada sistem EFI (Electronic Fuel Injection) atau baterai, air yang bersifat konduktor justru berisiko memicu hubungan arus pendek tambahan.
Langkah Tepat Penanganan Darurat
Jika Anda menghadapi situasi ini, berikut adalah langkah-langkah evakuasi dan pemadaman yang benar menurut para ahli keselamatan berkendara:
1. Matikan Kontak dan Menjauh Segera putar kunci kontak ke posisi OFF untuk memutus aliran listrik dan suplai bahan bakar dari pompa bensin (fuel pump). Segera menjauh dari kendaraan setidaknya dalam radius 5–10 meter.
2. Gunakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) Cara paling efektif adalah menggunakan APAR tipe Dry Chemical Powder. Semprotkan pada pangkal api dengan gerakan menyapu. Serbuk kimia ini akan memutus rantai reaksi kimia api tanpa merusak komponen kelistrikan lebih parah.
3. Gunakan Media Padat (Kain Basah atau Pasir) Jika tidak ada APAR, gunakan kain atau handuk yang telah dibasahi air (bukan airnya yang disiramkan). Tutup area yang terbakar secara menyeluruh untuk memutus suplai oksigen. Alternatif lainnya adalah menggunakan pasir atau tanah untuk menimbun titik api.
4. Cabut Kabel Aki (Jika Memungkinkan) Apabila api masih kecil dan memungkinkan untuk dijangkau dengan aman, segera cabut kabel terminal negatif pada aki untuk memastikan tidak ada lagi arus listrik yang mengalir.
Pencegahan Adalah Kunci
Sebagian besar kasus kebakaran motor dipicu oleh modifikasi kelistrikan yang tidak standar, seperti pemasangan lampu tambahan atau klakson tanpa relay dan sekring yang tepat.
Bagi pemilik motor, sangat disarankan untuk melakukan servis rutin secara berkala di bengkel resmi untuk memeriksa kondisi selang bensin dan instalasi kabel. Selalu pastikan tidak ada kebocoran sekecil apa pun pada area mesin, terutama pada motor yang sudah berusia di atas 3 tahun.
Berita Terbaru
5 Tips Perawatan Rutin Motor Matic Honda Agar Mesin Awet & Irit
Ingin motor matic Honda tetap responsif dan hemat BBM? Ikuti 5 langkah perawatan berkala mulai dari oli mesin, roller, hingga filter udara.
Honda CB150R Streetfire: Motor Naked Sport Pilihan Komuter
Tertarik motor sport naked? Baca ulasan Honda CB150R Streetfire mulai dari suspensi Upside Down (USD), mesin DOHC, hingga konsumsi bbm.
Honda EM1 e: Solusi Motor Listrik Ramah Lingkungan untuk Perkotaan
Mengenal Honda EM1 e:, motor listrik resmi dari Honda. Cek daya jelajah baterai, sistem penggantian Honda Mobile Power Pack, dan keamanan.
Cara Merawat Aki Motor agar Awet dan Tidak Mudah Soak
Ikuti cara merawat aki motor agar awet dan tidak mudah soak dengan tips praktis ini. Temukan motor Honda dengan kelistrikan andal di GenOne!
Kelebihan Motor Matic yang Membuatnya Jadi Pilihan Banyak Orang
Kenali berbagai kelebihan motor matic, mulai dari mudah dikendarai, nyaman saat macet, bagasi luas, irit BBM, hingga pilihan desain yang stylish.