Waspada Musim Kemarau Panas Ekstrem: Jangan Tunda Ganti AHM Oil Motor Honda Anda!
Berita & Artikel Genone Tunas Honda
Waspada Musim Kemarau Panas Ekstrem: Jangan Tunda Ganti AHM Oil Motor Honda Anda!.
Menunda jadwal ganti oli mesin mungkin terasa seperti langkah hemat jangka pendek. Namun untuk para pemilik motor Honda, kebiasaan ini justru berisiko memicu kerusakan komponen mesin eSP/eSP+ yang dampaknya memerlukan biaya servis besar di kemudian hari.
Ancaman ini semakin nyata saat memasuki musim kemarau panjang. Menurut prediksi BMKG, cuaca diperkirakan lebih kering dan panas dengan suhu udara di sejumlah wilayah mencapai lebih dari 35 derajat Celsius.
Pakar pelumas dari PT Pertamina Lubricants, Mulianto, menjelaskan bahwa suhu udara lingkungan yang sangat tinggi secara langsung mendorong naik temperatur kerja dapur pacu kendaraan.
"Tingginya suhu sekitar membuat temperatur kerja mesin ikut melonjak. Dampaknya, oli lebih cepat mengalami oksidasi sehingga fungsi pelumasan dan perlindungan terhadap komponen dalam mesin menurun. Jika terus dipakai melebihi batas usia pakainya, risiko keausan komponen menjadi sangat tinggi," ungkap Mulianto.
Patokan Jarak Tempuh Saja Tidak Cukup
Sebagian besar pengendara motor Honda—baik pengguna skutik popular seperti BeAT dan Vario, hingga lini premium seperti PCX dan ADV—masih sering menjadikan angka odometer atau patokan kilometer sebagai satu-satunya acuan jadwal penggantian oli.
Padahal, rutinitas harian yang sering menemui jalanan macet (kondisi stop-and-go) memaksa mesin terus menyala dan bekerja di temperatur tinggi meski jarak tempuh di spidometer bertambah lambat. Kondisi ekstrem ini membuat kualitas serta viskositas oli terdegradasi jauh lebih cepat dibanding penggunaan normal di jalanan lancar.
Oleh karena itu, selain patokan kilometer, pengendara disarankan memperhitungkan durasi pemakaian, tingkat kemacetan rute harian, serta kondisi cuaca di jalan.
Tips Menjaga Kinerja Mesin Honda di Cuaca Panas
Agar mesin tetap prima dan irit tanpa mengorbankan daya tahan komponen, ada beberapa kebiasaan berkendara yang perlu diperhatikan:
- Hindari Berkendara dengan Putaran Mesin (RPM) Tinggi Terus-menerus: Kebiasaan menggeber motor pada putaran mesin tinggi membuat beban dan suhu internal mesin melambung tinggi. Akibatnya, pelumas bekerja ekstra keras, mempercepat proses penguapan oli, serta menurunkan kinerjanya sebelum interval servis berikutnya tiba.
- Gunakan Oli Spesifikasi Resmi Honda (AHM Oil): Pastikan selalu memakai oli dengan viskositas yang sesuai rekomendasi pabrikan Honda untuk menjaga kerapatan celah komponen mesin.
- Lakukan Perawatan di AHASS: Lakukan servis berkala di bengkel resmi AHASS untuk memastikan kondisi oli mesin, oli gardan (untuk skutik), serta sistem pendingin (radiator) berfungsi optimal menghadapi cuaca ekstrem.
Berita Terbaru
Cara Merawat Rantai Motor Honda Agar Awet
Rantai motor berisik dan kendur? Ketahui langkah merawat rantai motor bebek dan sport Honda di sini. Pelajari selengkapnya!
Pesona Motor Honda Bergaya Klasik Modern
Temukan daya tarik motor matik Honda berdesain retro klasik dengan fitur modern. Intip pilihan model terfavorit di sini!
Cara Menghemat BBM Motor Matik Honda Harian
Mau hemat bensin saat berkendara harian? Simak gaya berkendara irit untuk motor matik Honda Anda. Coba tipsnya sekarang!
Tips Persiapan Touring Aman Naik Motor Honda
Mau touring jauh? Cek persiapan wajib untuk motor Honda Anda agar perjalanan aman dan nyaman. Baca selengkapnya sekarang!
Tips Merawat Oli Motor Honda Agar Mesin Awet
Pelajari cara mudah merawat oli motor Honda Anda agar mesin tetap awet dan responsif. Yuk, simak selengkapnya di sini!