Etika Riding di Jalan: Dari Bonceng 3 sampai Klakson Ngebut
Berita & Artikel Genone Tunas Honda
Etika Riding di Jalan: Dari Bonceng 3 sampai Klakson Ngebut.
Naik motor di Indonesia itu udah jadi bagian dari hidup—dari yang sekadar nganter ke warung sampai turing lintas provinsi. Tapi sayangnya, masih banyak yang lupa satu hal penting: etika riding. Bukan cuma soal aturan hukum, tapi soal sikap dan tanggung jawab di jalanan. Entah kamu yang masih belajar, udah sering naik motor, atau baru ganti ke motor listrik kekinian—kamu tetap harus tahu: berkendara itu bukan cuma urusan lo sendiri, tapi juga keselamatan orang lain.
1. Bonceng Tiga: Bukan Keren, Tapi Berbahaya
Masih banyak yang mikir bonceng tiga itu seru, apalagi kalau posisi tengah duduk di atas jok seadanya. Padahal menurut UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, sepeda motor hanya diperbolehkan membawa maksimal satu penumpang dewasa. Selain karena alasan legal, bonceng tiga juga:
-
Mengganggu keseimbangan motor
-
Mengurangi kemampuan pengereman
-
Potensi bahaya saat belok atau ngerem mendadak
Fakta: Menurut Kemenhub, beban berlebih pada motor adalah salah satu penyebab kecelakaan tunggal tertinggi di area non-tol.
Klakson Ngebut: Antara Ngasih Tahu dan Ngegas Emosi
Klakson itu fungsinya jelas: buat kasih tanda, bukan buat marah-marah. Tapi sayangnya, banyak rider pakai klakson kayak senjata—tekan panjang-panjang sambil nyalip, kadang disertai teriakan bonus. Kebiasaan ini bukan cuma mengganggu, tapi juga bikin pengguna jalan lain panik, terutama pejalan kaki dan pengendara pemula. Lebih parah lagi, kalau yang diklakson orang tua atau ibu-ibu yang bawa anak. Jadi rider yang gak ngagetin orang itu bentuk empati kecil, tapi berdampak besar.
Naik Motor Itu Soal Ritme, Bukan Balapan
Etika riding bukan cuma soal “jangan ngelakuin yang aneh-aneh,” tapi juga soal paham ritme jalan. Misalnya:
-
Jangan ngebut di jalan perumahan
-
Kasih jalan ke pejalan kaki yang mau nyebrang
-
Jangan main selap-selip di kemacetan sempit, apalagi sambil bawa boncenger
Perlu diingat, menurut WHO, 85% kecelakaan fatal di Asia Tenggara melibatkan pengendara roda dua. Artinya? Satu keputusan kecil yang sembrono bisa berdampak besar.
Main HP Saat Nyetir
Buka WA, scroll TikTok, bahkan sempat-sempatnya bikin story “lagi di jalan nih guys”—padahal lagi di lampu merah. Ini jelas gak etis dan membahayakan. Undang-undang juga melarang penggunaan HP saat berkendara karena mengganggu konsentrasi. Kalau emang urgent banget, lebih baik pinggirin dulu motornya dan cari tempat aman. Gak worth it kehilangan nyawa cuma demi bales chat “ok” atau upload filter baru ya kan?
Jadi Rider yang Gak Egois Itu Keren
Etika riding itu soal kesadaran sosial. Mulai dari:
-
Gak nerobos trotoar
-
Gak ambil jalur busway
-
Gak buang sampah sembarangan dari atas motor
Hal-hal kecil itu mungkin gak masuk berita, tapi bikin jalanan lebih enak buat semua orang. Dan percaya deh, rider yang sopan itu jauh lebih dihargai—sama pengendara lain, polisi, bahkan pejalan kaki.
Etika = Kunci Jadi Rider yang Punya Kelas
Intinya, jalanan bukan tempat buat ego, dan motor bukan alat pelampiasan emosi. Bonceng tiga, klakson seenaknya, selap-selip gak mikir—semua itu mungkin gak dilarang langsung sama Tuhan, tapi jelas bisa bikin celaka orang lain. Jadi, mulai sekarang: naik motor jangan cuma jago nyetir, tapi juga jago mikir. Etika itu bukan aturan kaku, tapi refleksi siapa kamu di jalan.
Berita Terbaru
Apa Itu CBS pada Motor? Ini Fungsi dan Cara Kerjanya
Apa itu CBS pada motor? Simak fungsi, cara kerja, dan manfaat Combi Brake System untuk pengereman lebih aman dan stabil. Baca selengkapnya di sini!
OTR Adalah Istilah Penting Saat Beli Motor, Ini Penjelasannya
OTR adalah harga kendaraan yang sudah termasuk pajak, STNK, BPKB, dan biaya administrasi. Simak penjelasan lengkapnya di sini!
ISS Motor Adalah Fitur yang Bikin Irit? Ini Fungsi, Cara Kerjanya
ISS motor adalah fitur hemat bahan bakar yang mematikan mesin otomatis saat berhenti. Simak fungsi, dan cara kerja di sini!
Perbedaan Vario 125 dan 160: Mana yang Lebih Worth It?
Perbedaan Vario 125 dan 160 terletak pada desain, performa mesin, konsumsi BBM, hingga kelengkapan fitur. Baca selengkapnya di sini!
Honda BeAT Neox 2026 Hadir dengan Desain Modern, Siap Curi Perhatian Pecinta Skutik
Pasar sepeda motor matic di Indonesia kembali memanas. PT Astra Honda Motor (AHM) resmi memperkenalkan varian terbaru dari lini skutik terlarisnya, yaitu New Honda BeAT Neox 2026